(The First Noel)
“Berita Natal Pertama” diyakini merupakan himne dari Prancis selama tahun 1400-1500an. Tidak ditemukan siapa yang menuliskan himne ini. Noel merupakan kata dari bahasa Prancis yang berasal dari bahasa Latin yang mempunyai arti “hari kelahiran.” Himne ini diyakini tersebar sampai ke Inggris sebelum tahun 1823 oleh para penyanyi keliling Abad Pertengahan (troubadours). Sejak tiba di Inggris, himne Natal ini menjadi sangat dikenal dan bahkan menjadi salah satu yang terfavorit.
Keenam bait dari himne ini pada intinya mendorong kita untuk bersama-sama memuji Tuhan atas karya penciptaan dan penebusan-Nya. Keenam baitnya berusaha untuk meringkas secara utuh kisah Natal yang sejati. Bait pertama menceritakan tentang berita Natal pertama yang dibawakan oleh para malaikat kepada para gembala yang miskin dan sederhana (Lukas 2:8-14). Bait kedua sampai kelima menceritakan tentang berita Natal disampaikan kepada orang-orang Majus dari Timur yaitu bintang terang yang luar biasa dan sangat berbeda dengan bintang-bintang lainnya. Para orang Majus pun mengikuti bintang terang itu yang akhirnya mengantar mereka di suatu tempat di Betlehem. Mereka pun menyembah dan memberikan persembahan berupa emas, kemenyan, dan mur kepada Tuhan Yesus Kristus (Matius 2:1-11). Bait keenam mengajak kita untuk memuji dan menyembah Tuhan Yesus Kristus Raja atas alam semesta (Filipi 2:5-11).
Segala sesuatu yang ada dicipta di dalam Kristus. Demikian pula, hanya Tuhan Yesus Kristus yang dapat mendamaikan manusia berdosa dengan Diri-Nya. Inilah yang dikenal sebagai Supremasi Kristus baik dalam penciptaan maupun penebusan. Hal ini jelas dinyatakan dalam Kolose 1:15-20,
Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia. Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu. Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia, dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.
Sumber Bacaan:


Tidak ada komentar:
Posting Komentar